Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tutorial setting mikrotik dengan menggunakan Oracle VM VirtualBox. Settingan Mikrotik yang saya bagikan ini menggunakan LAN sebagai sumber internetnya. Sebelum itu, saya ingin membahas sekilas mengenai Mikrotik dan VirtualBox. Apa itu Mikrotik? Apa itu VirtualBox? Berikut ini penjelasannya.
A. MikroTik RouterOS
1. Pengertian MikroTik RouterOS
MikroTik RouterOS merupakan sistem operasi yang diperuntukkan sebagai network router. MikroTik routerOS sendiri adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless. Fitur-fitur tersebut diantaranya: Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya. MikroTik routerOS merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan sumber daya PC yang memadai.
2. Fitur - Fitur MikroTik RouterOS™
MikroTik memiliki banyak fitur, diantaranya :
- Firewall dan NAT
- Routing - Static routing
- Data Rate Management
- Hotspot
- Point-to-Point tunneling protocols
- Simple tunnels
- IPsec
- Web proxy
- Caching DNS client
- DHCP
- Universal Client
- VRRP
- UPnP
- NTP
- Monitoring/Accounting
- SNMP
- M3P
- MNDP
- Tools
- Aneka Ragam
Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi"tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.
Mari kita lanjutkan ke tahap setting Mikrotik dengan menggunakan VirtualBox. Berikut ini langkah-langkahnya.
C. Langkah-langkah Setting Mikrotik sebagai Gateway
1. Buka aplikasi Oracle VM VirtualBox, lalu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
1. Buka aplikasi Oracle VM VirtualBox, lalu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
2. Klik “New” untuk membuat virtualnya, seperti gambar dibawah ini.
3. Kemudian akan muncul tampilan “Name and Operating System”. Isilah bagian Name dengan “Mikrotik” ataupun bisa sesuai dengan keinginan Anda. Untuk bagian Type, pilih “Other” dan Version “Other/Unknown” lalu klik “Next”.
4. Tentukan besar RAM yang akan digunakan untuk virtual Mikrotik pada tampilan “Memory Size”. Setelah itu, klik “Next”.
5. Kemudian akan muncul tampilan “Hard disk” seperti gambar dibawah ini. Pilih opsi “Create a virtual hard disk now” lalu klik “Create”.
6. Pada tampilan “Hard disk file type”, pilih opsi “VDI (VirtualBox Disk Image)” kemudian klik “Next.”
7. Kemudian akan muncul tampilan “Storage on physical hard disk” seperti gambar dibawah ini. Pilih opsi “Dynamically allocated” lalu klik “Next”.
8. Tentukan besar kapasitas Virtual hardisk yang akan digunakan sesuai dengan keinginan Anda pada tampilan “File location and size”. Setelah itu, klik “Create”.
9. Virtual Mikrotik berhasil dibuat. Selanjutnya, kita lakukan perubahan pada pengaturan virtual tersebut dengan cara klik “Settings”.
10. Pertama, kita setting bagian penyimpanan. Pilih tab “Storage” lalu klik “Empty”. Klik icon CD yang berada dikanan atas untuk menambahkan iso. Klik “Choose Virtual Optical Disk File” kemudian pilih “mikrotik-5.25.iso” dan klik “Open”. Setelah itu, klik “OK”.
11. Selanjutnya, kita setting bagian jaringan. Pilih tab “Network”. Untuk Adapter 1, pilih “Bridged Adapter” sedangkan untuk Adapter 2, pilih “Host-only Adapter”. Setelah itu, klik “OK”.
12. Klik “Start” untuk menjalankan virtualnya.
13. Tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
14. Anda bisa memilih bagian yang ingin Anda install. Jika Anda ingin install semuanya, Anda ketik “a” kemudian ketik “i” lalu ketik “y” untuk melanjutkan proses instalasi.
15. Sebelum melakukan Reboot, kita harus mengeluarkan iso mikrotiknya terlebih dahulu. Klik “Devices” lalu pilih “Optical Drives” dan klik “mikrotik-5.25.iso”.
16. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai. Setelah selesai, klik “Enter” untuk Reboot.
17. Setelah itu, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. Isilah bagian Mikrotik Login dengan ketik “admin”. Untuk bagian Password dikosongkan saja lalu tekan “Enter”. Proses instalasi mikrotik telah selesai.
18. Langkah selanjutnya, buka aplikasi Winbox lalu pilih MAC. Address mikrotik yang sedang dijalankan kemudian klik “Connect”.
19. Setelah masuk Winbox, kita setting DHCP Client dengan cara klik “IP” lalu pilih “DHCP Client”. Klik tanda “+” lalu pilih “Ether 1” untuk kolom Interface. Setelah itu, klik “Apply” lalu “OK”.
20. Langkah selanjutnya, kita setting IP Address untuk Ether 2 dengan cara klik “IP” lalu pilih “Addresses”. Klik tanda “+” lalu isikan kolom Address sesuai keinginan Anda dan pilih “Ether 2” untuk kolom Interface. Sebagai contoh, Saya isikan IP Address nya 192.168.50.1/24. Setelah itu, klik “Apply” lalu “OK”.
21. Berikutnya, kita setting DNS dengan cara klik “IP” lalu pilih “DNS”. Klik tanda “+” lalu isilan bagian kolom Servers dengan ketik “8.8.8.8”. Kemudian klik “Apply” lalu “OK”.
22. Langkah selanjutnya, kita setting Firewall dengan cara klik “IP” kemudian pilih “Firewall” lalu klik “NAT” dan klik tanda “+”. Pada tab General, untuk kolom “Chain” pilih “srcnat” dan untuk kolom “Out. Interface” pilih “Ether 1”. Beralih ke tab Action, untuk kolom “Action” pilih “Masquarade”. Setelah itu, klik “Apply” lalu “OK”.
23. Setting Mikrotik telah selesai. Langkah terakhir, tes apakah mikrotik bekerja atau tidak dengan cara ketik “ping google.com” pada kolom “New Terminal” kemudian tekan “Enter”. Jika terdapat balasan seperti gambar dibawah ini, berarti mikrotik bekerja.
Sekian tutorial mengenai Setting Mikrotik dengan Oracle VM VirtualBox dari saya. Mohon maaf bila ada kesalahan penulisan dan banyak kekurangan. Semoga bermanfaat :)
Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
Sources by :
- www.google.com
- https://id.wikipedia.org
- https://alfantutorial.blogspot.co.id/2017/01/tutorial-cara-install-dan-setting-mikrotik-di-virtualbox.html





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar